Wujudkan Pusat Literasi Desa Kebun Raja/Maffa, Diminta Sentuhan Pemdes dan Pemda Halsel

Sabtu, 11 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malut.Kuytanda.Com | Halsel–Sebuah kolaborasi yang terhimpun dari Ikatan Pelajar Mahasiswa Desa Kebun Raja (IPMAKER) dan komunitas Ulil Albab wilayah Kecamatan Gane Timur Halmahera Selatan.

Upaya tersebut, agar pemerintah Desa Kebun Raja/Maffa dan Pemda Halsel dalam hal ini Dinas pendidikan dapat perhatikan sebagai wujud peningkatan kualitas pendidikan terutama penyediaan buku-buku pilihan juga fasilitas dan pembangunan yang menjadi titik sentral taman literasi masyarakat.

Kepada awak media ini, Abi Hurairah selakau perwakilan pelajar, ia sangat berharap terutama pemerintah desa kebun raja dan pemda terkait guna dapat perhatikan semangat literasi yang telah di bangun sebagai corong terwujudnya masyarakat madani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berharap pemerintah desa (Pemdes) dan pemerintah daerah (Pemda) dapat lebih hadir dan berpihak dalam mendukung gerakan literasi yang tumbuh dari masyarakat,” Harapnya Abi Hurairah. Sabtu, (11/10/2025).

Kata Abi, “sudah saatnya pemerintah memperkuat upaya ini melalui penyediaan buku yang layak, fasilitas literasi yang memadai, serta kebijakan yang mendukung tumbuhnya taman-taman literasi sebagai pusat pemberdayaan dan pembelajaran masyarakat” Tambanya.

Selain itu, salah satu siswa SMA Negeri 4 Halsel Desa Maffa yang tidak mau disebutkan namanya kepada awak media ini, ia sangat berharap agar dapat menjadi sentuhan dari pemerintah desa kebun raja dan pemerintah daerah, terkait dorongan dan pengembangan literasi desa

“Kami sangat berharap apabila literasi atau taman baca masyarakat ini dapat menjadi sentuhan oleh pemerintah desa kebun raja, dan pemda terkait, karena sementara ini, terutama penyediaan buku-buku dan fasilitas taman membaca itu masih sangat minim sekali,” Harapnya penuh semangat.

Ia menambahkan, selama ini mereka belajar dengan apa adanya, karena sementara masi bertahan di rumah dapur Pak Guru Irham sebagai tempat retorika ternyaman yang dinamakan “Dapur Revolusi” sekalipun terlihat sederhana.

“Saya selaku pribadi sangat menyangkan, tapi alhamdulillah sekalipun sederhana dengan semangat ini kita masih bertahan sebagai tempat literasi Ulil Albab dan juga IPMAKER desa kebun raja,” Pungkasnya.

Sekedar informasi, literasi lapak baca Ulil Albab di buka setiap malam pada pukul, 20.30-selesai Wit, di dapur revolusi Desa Kebun Raja menyesuaikan arahan pembina komunitas.

 

Penulis: Fahas

Editor: Nurbaya

Berita Terkait

Kuasa Hukum Tersangka Menanggapi Serius Statement Yang Disampiala Kuasa Hukum Pelapor
Berdasar Evaluasi Progres: dr. Nurrasty Liambana di Mutasi: Begini Penjelasan Kapus Maffa Secara Rasional.!
Jaga Kamtibmas, Polsek Pulau Bacan Tindak Pembuatan Cap Tikus di Perkebunan Warga  
Wartawan KompasNews Diancam Saat Liputan di Obi, Kasus Resmi Dilaporkan ke Polisi
Tiga Bersaudara Diduga Ancam Wartawan Saat Meliput Sengketa Tambang Emas di Anggai
Bupati Bassam Kasuba Lantik Penjabat Sekda : Tekankan Peran Strategis Birokrasi
Pelantikan Pengurus KB PII Halsel Periode 2025- 2029, Ini Pesan Bupati Bassam Kasuba 
Kaskogabwilhan III Tinjau Bencana Banjir di Halmahera Barat, Serahkan Bantuan dan Dengarkan Aspirasi Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 10:25

Kuasa Hukum Tersangka Menanggapi Serius Statement Yang Disampiala Kuasa Hukum Pelapor

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:46

Berdasar Evaluasi Progres: dr. Nurrasty Liambana di Mutasi: Begini Penjelasan Kapus Maffa Secara Rasional.!

Rabu, 4 Februari 2026 - 12:54

Jaga Kamtibmas, Polsek Pulau Bacan Tindak Pembuatan Cap Tikus di Perkebunan Warga  

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:47

Wartawan KompasNews Diancam Saat Liputan di Obi, Kasus Resmi Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 29 Januari 2026 - 22:34

Tiga Bersaudara Diduga Ancam Wartawan Saat Meliput Sengketa Tambang Emas di Anggai

Berita Terbaru