Jaga Kamtibmas, Polsek Pulau Bacan Tindak Pembuatan Cap Tikus di Perkebunan Warga  

Rabu, 4 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malut kuytanda.com|– Halsel Dalam rangka menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, Personel Polsek Pulau Bacan melakukan pencegahan dan pemberantasan peredaran minuman keras (Miras) dalam Operasi Pekat Kie Raha 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, (2/2/2026), di wilayah hukum Polsek Pulau Bacan. Operasi dipimpin langsung oleh Kapolsek Pulau Bacan, Ipda Nizham Tsauban Fudhail, S.Tr.K, M.H, bersama dengan personel Polsek.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, petugas melakukan penyisiran di lokasi yang diduga sebagai tempat pembuatan minuman keras tradisional, cap tikus, di area perkebunan desa Sawadai, Kec. Bacan Selatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, dari hasil penyisiran, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa bahan baku minuman keras yang masih dalam proses pembuatan.

Adapun barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian (TKP) berupa tiga jerigen 25 liter yang berisi saguer (air enau) dengan total 75 liter dan satu drum besi 200 liter yang digunakan untuk memasak saguer. Total 275 liter bahan baku minuman keras ditemukan.

Kapolsek Pulau Bacan mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan damai.

Selain itu, Ipda Nizham mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan

Terakhir, melalui Operasi Pekat Kie Raha 2026, Polsek Pulau Bacan berkomitmen akan terus mengambil langkah-langkah preventif dan penegakan hukum secara humanis demi terciptanya rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Editor : Nurbaya

Berita Terkait

Berdasar Evaluasi Progres: dr. Nurrasty Liambana di Mutasi: Begini Penjelasan Kapus Maffa Secara Rasional.!
Wartawan KompasNews Diancam Saat Liputan di Obi, Kasus Resmi Dilaporkan ke Polisi
Tiga Bersaudara Diduga Ancam Wartawan Saat Meliput Sengketa Tambang Emas di Anggai
Bupati Bassam Kasuba Lantik Penjabat Sekda : Tekankan Peran Strategis Birokrasi
Pelantikan Pengurus KB PII Halsel Periode 2025- 2029, Ini Pesan Bupati Bassam Kasuba 
Kaskogabwilhan III Tinjau Bencana Banjir di Halmahera Barat, Serahkan Bantuan dan Dengarkan Aspirasi Masyarakat
Dana Angkutan Apung Bermotor dan jasa Tenaga Keamanan Rp 7,5 M, Begini Penjelasan Sekda Halsel.!
Nataru: Keluarga Besar Kristiani Ikut Gelar Open House, Bupati Halsel Ajak Jalin Toleransi Umat Beragama 

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:46

Berdasar Evaluasi Progres: dr. Nurrasty Liambana di Mutasi: Begini Penjelasan Kapus Maffa Secara Rasional.!

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:47

Wartawan KompasNews Diancam Saat Liputan di Obi, Kasus Resmi Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 29 Januari 2026 - 22:34

Tiga Bersaudara Diduga Ancam Wartawan Saat Meliput Sengketa Tambang Emas di Anggai

Sabtu, 24 Januari 2026 - 13:26

Bupati Bassam Kasuba Lantik Penjabat Sekda : Tekankan Peran Strategis Birokrasi

Sabtu, 24 Januari 2026 - 07:58

Pelantikan Pengurus KB PII Halsel Periode 2025- 2029, Ini Pesan Bupati Bassam Kasuba 

Berita Terbaru