Mediasi Warga Desa Babang dan Tawa Berakhir Damai, Bupati Halsel: “Kita Semua Basudara”

Senin, 22 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malut Kuytanda.com | HALSEL, – Mediasi antar warga Desa Babang dan Desa Tawa berlangsung khidmat pada Senin dini hari, 22 September 2025, di kantor Camat Bacan Timur. Pertemuan ini digelar pasca insiden bentrokan yang terjadi pada Minggu (21/9/2025) di kawasan wisata Sibela Bits, Desa Babang, yang menyebabkan seorang pemuda asal Desa Tawa mengalami luka di bagian kepala setelah dikeroyok sejumlah pemuda.

Insiden tersebut sempat memicu aksi balasan dari pihak keluarga korban, namun berhasil diredam aparat TNI dan Polri. Demi mencegah meluasnya konflik, dilakukanlah mediasi yang dihadiri berbagai pihak, mulai dari unsur pemerintahan, aparat keamanan, hingga tokoh masyarakat kedua desa.

Pantauan awak media, hadir dalam mediasi tersebut Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba, Danramil 1509/01 Labuha Hi. Mustamin, Wakapolres Halsel Kompol Azis Ibrahim, Camat Bacan Timur Tengah, Camat Bacan Timur Niar Barakati, para kepala desa, tokoh pemuda, serta perwakilan masyarakat dari Desa Tawa dan Desa Babang, yang ikut terlibat dalam memediasi antara Warga dan Pemuda Desa Tawa dan Desa Babang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam forum mediasi, Kepala Desa Tawa menyampaikan tuntutan agar para pelaku pengeroyokan segera diproses hukum serta menanggung biaya pengobatan korban. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kedamaian karena masyarakat Babang dan Tawa masih memiliki hubungan kekerabatan yang erat.

Sementara itu, Kepala Desa Babang, Saptu Kahar, mengakui bahwa penyebab utama perkelahian adalah konsumsi minuman keras. Hal ini diperkuat oleh pernyataan Danramil 1509/01 Labuha, Hi. Mustamin, yang menilai miras jenis cap tikus kerap menjadi pemicu konflik antarwarga.

“Masalah kecil bisa jadi besar kalau ada miras. Karena itu mari kita semua bersama-sama membina anak-anak kita agar memahami akibat buruknya. Percayakan penanganan kasus ini kepada pihak berwenang, jangan terpancing isu-isu yang bisa memecah belah,” tegas Danramil.

Senada, Wakapolres Halsel Kompol Azis Ibrahim menegaskan bahwa siapa pun yang terbukti melakukan tindak pidana pasti diproses hukum. Ia juga kembali mengingatkan masyarakat untuk menjauhi minuman keras. “Miras bukan hanya merusak kesehatan, tetapi juga memicu perbuatan yang kita semua tidak inginkan. Saat ini, pelaku pengeroyokan sudah diamankan dan akan diproses sesuai hukum,” jelasnya.

Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba dalam kesempatan itu menyampaikan rasa prihatin yang mendalam. Menurutnya, insiden seperti ini bukan kali pertama terjadi, padahal Desa Babang, Tawa, dan Sayoang sejatinya memiliki ikatan keluarga yang kuat.

“Sayangnya, karena ulah segelintir orang, kita sampai saling serang dan melupakan ikatan kekeluargaan. Saya tegaskan, pelaku harus diproses hukum secara adil. Tidak boleh ada yang melindungi. Mari kita jaga kedamaian bersama, karena kita semua ini basudara,” ujar Bupati Halsel.

Ia juga meminta para kepala desa dan tokoh pemuda untuk lebih aktif memberikan edukasi kepada generasi muda agar peristiwa serupa tidak lagi terulang di kemudian hari. “Peran pemuda sangat penting. Jadilah motor perdamaian, bukan pemicu perpecahan,” imbuhnya.

Mediasi yang berlangsung penuh keakraban itu ditutup dengan penandatanganan surat kesepakatan bersama antara kedua belah pihak. Kesepakatan ini menjadi komitmen untuk mengakhiri konflik serta memperkuat persaudaraan antarwarga Babang dan Tawa.*

Penulis : Diana

Editor. : Nurbaya

Berita Terkait

Kuasa Hukum Tersangka Menanggapi Serius Statement Yang Disampiala Kuasa Hukum Pelapor
Berdasar Evaluasi Progres: dr. Nurrasty Liambana di Mutasi: Begini Penjelasan Kapus Maffa Secara Rasional.!
Jaga Kamtibmas, Polsek Pulau Bacan Tindak Pembuatan Cap Tikus di Perkebunan Warga  
Wartawan KompasNews Diancam Saat Liputan di Obi, Kasus Resmi Dilaporkan ke Polisi
Tiga Bersaudara Diduga Ancam Wartawan Saat Meliput Sengketa Tambang Emas di Anggai
Bupati Bassam Kasuba Lantik Penjabat Sekda : Tekankan Peran Strategis Birokrasi
Pelantikan Pengurus KB PII Halsel Periode 2025- 2029, Ini Pesan Bupati Bassam Kasuba 
Kaskogabwilhan III Tinjau Bencana Banjir di Halmahera Barat, Serahkan Bantuan dan Dengarkan Aspirasi Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 10:25

Kuasa Hukum Tersangka Menanggapi Serius Statement Yang Disampiala Kuasa Hukum Pelapor

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:46

Berdasar Evaluasi Progres: dr. Nurrasty Liambana di Mutasi: Begini Penjelasan Kapus Maffa Secara Rasional.!

Rabu, 4 Februari 2026 - 12:54

Jaga Kamtibmas, Polsek Pulau Bacan Tindak Pembuatan Cap Tikus di Perkebunan Warga  

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:47

Wartawan KompasNews Diancam Saat Liputan di Obi, Kasus Resmi Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 29 Januari 2026 - 22:34

Tiga Bersaudara Diduga Ancam Wartawan Saat Meliput Sengketa Tambang Emas di Anggai

Berita Terbaru