Ketua DPD SWI Halsel Minta APH Lindungi Wartawan Saat Meliput Aksi Demo

Senin, 1 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

filter: 0; jpegRotation: 90; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; 
hw-remosaic: 0; 
touch: (-1.0, -1.0); 
modeInfo: ; 
sceneMode: Night; 
cct_value: 0; 
AI_Scene: (-1, -1); 
aec_lux: 61.0; 
hist255: 0.0; 
hist252~255: 0.0; 
hist0~15: 0.0;

filter: 0; jpegRotation: 90; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Night; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 61.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

Malut Kuytanda.cim | Halsel – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sekber Wartawan Indonesia (SWI) Halmahera Selatan, Ade Manaf, angkat bicara terkait keselamatan jurnalis saat meliput aksi demonstrasi di depan gedung DPR. Ia menegaskan, Polres Halmahera Selatan harus hadir sebagai pelindung agar kebebasan pers tetap terjamin tanpa adanya intimidasi atau ancaman.

Menurut Ade, kerja wartawan dalam meliput aksi massa sering kali berada di tengah situasi yang panas dan penuh risiko. Karena itu, peran aparat keamanan dinilai sangat penting, tidak hanya menjaga ketertiban umum, tetapi juga memastikan jurnalis dapat menjalankan tugasnya dengan aman.

“Wartawan adalah ujung tombak informasi publik. Mereka tidak boleh diperlakukan sebagai pihak yang mengganggu, melainkan harus dilindungi. Polres Halsel wajib memastikan keamanan wartawan di lapangan,” tegas Ade Manaf kepada media ini, Minggu (31/09/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga mengingatkan bahwa perlindungan terhadap wartawan merupakan amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Dalam aturan tersebut jelas diatur bahwa setiap jurnalis memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan hukum ketika menjalankan tugasnya.

Ade menambahkan, banyak kasus di daerah lain di mana jurnalis menjadi korban kekerasan saat meliput aksi. Kondisi ini, jika tidak dicegah, bisa saja terjadi di Halmahera Selatan. Oleh karena itu, ia menekankan agar Polres lebih proaktif dan responsif dalam memberikan rasa aman.

Selain itu, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para demonstran, untuk menghormati kerja jurnalis. Menurutnya, berita yang ditulis wartawan justru dapat menjadi jembatan komunikasi antara rakyat, pemerintah, dan aparat penegak hukum.

“Jangan sampai ada stigma negatif terhadap wartawan. Mereka hadir untuk mengabarkan kebenaran dan menyampaikan aspirasi masyarakat. Tugas itu harus kita hargai bersama,” ujar Ade.

Ketua DPD SWI Halsel itu pun berharap, setiap aksi di depan DPR ataupun di ruang publik lainnya bisa berjalan tertib, damai, dan tetap menghormati kerja jurnalis. Kolaborasi antara aparat, masyarakat, dan wartawan dinilai menjadi kunci menciptakan situasi yang kondusif.

“SWI Halsel akan terus mengawal isu ini. Kami ingin wartawan di Halsel bisa bekerja dengan tenang, tanpa rasa takut, dan terlindungi hukum. Sebab, jika pers dibungkam, maka demokrasi pun ikut terancam.

 

Hal tersebut juga telah diinstruksikan oleh Kapolri dan Dewan Pers terkait perlindungan hukum terkait jurnalus saat meliput demo saat ini, tutup Ade Manaf. * (Baya)

Berita Terkait

Kuasa Hukum Tersangka Menanggapi Serius Statement Yang Disampiala Kuasa Hukum Pelapor
Berdasar Evaluasi Progres: dr. Nurrasty Liambana di Mutasi: Begini Penjelasan Kapus Maffa Secara Rasional.!
Jaga Kamtibmas, Polsek Pulau Bacan Tindak Pembuatan Cap Tikus di Perkebunan Warga  
Wartawan KompasNews Diancam Saat Liputan di Obi, Kasus Resmi Dilaporkan ke Polisi
Tiga Bersaudara Diduga Ancam Wartawan Saat Meliput Sengketa Tambang Emas di Anggai
Bupati Bassam Kasuba Lantik Penjabat Sekda : Tekankan Peran Strategis Birokrasi
Pelantikan Pengurus KB PII Halsel Periode 2025- 2029, Ini Pesan Bupati Bassam Kasuba 
Kaskogabwilhan III Tinjau Bencana Banjir di Halmahera Barat, Serahkan Bantuan dan Dengarkan Aspirasi Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 10:25

Kuasa Hukum Tersangka Menanggapi Serius Statement Yang Disampiala Kuasa Hukum Pelapor

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:46

Berdasar Evaluasi Progres: dr. Nurrasty Liambana di Mutasi: Begini Penjelasan Kapus Maffa Secara Rasional.!

Rabu, 4 Februari 2026 - 12:54

Jaga Kamtibmas, Polsek Pulau Bacan Tindak Pembuatan Cap Tikus di Perkebunan Warga  

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:47

Wartawan KompasNews Diancam Saat Liputan di Obi, Kasus Resmi Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 29 Januari 2026 - 22:34

Tiga Bersaudara Diduga Ancam Wartawan Saat Meliput Sengketa Tambang Emas di Anggai

Berita Terbaru