Hujan, Banjir Melanda: Seorang Bocah 2 Tahun di Transmigrasi SP. 1A Gane Timur Ditemukan Tak Bernyawa

Minggu, 22 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malut.Kuytanda.Com | Hal-sel–Hujan deras mengguyur hingga melanda pemukiman warga transmigrasi Satuan Pemukiman (SP. 1A) Gane Timur Halmahera Selatan, menyebabkan seorang anak di bawah umur Azam (2) tahun, ditemukan tak bernyawa oleh warga setempat bernama Lutfi.

Sementara dibenarkan oleh Tim DMC Asrul Lamunu, kepada awak media bahwa sebelumnya hujan deras menguyur kawasan pemukiman warga transmigrasi SP 1A. Gane Timur dan sekitarnya itu berkisar pukul. 03.00 WIT. malam dini hari.

Lanjut, kronologis kejadian sebelumnya korban (Azam) bersama kakanya mandi hujan, sementara terlihat korban melompat ke sungai pemukiman langsung terseret banjir sekira pukul. 08.00 pagi dini hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, pencarian warga bersama Koramil Maffa dan Tim anggota DMC kurang lebih 3 jam baru ditemukan dengan jarak titik lokasi 2,5 KM.

“Iya hujan deras mengguyur wilayah Gane Timur khususnya di kawasan pemukiman warga transmigrasi SP. 1A Gane Timur dari semalam sekira pukul. 03.00, sementara korban terseret banjir sekitar jam 8 pagi dari jarak 2,5 KM. dari titik hilang di lokasi Trans SP. 1A baru ditemukan sekitar jam 10 pagi setelah pencarian warga” Ucap Asrul Lamunu. Minggu, (22/6/2025).

Sementara itu, korban Jenazah diserahkan langsung oleh Tim DMC, Koramil Maffa, dan warga pencariaan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman lebih lanjut.

Dapat informasikan kepada seluruh lapisan masyarakat Gane Timur khususnya titik-titik lokasi rawan terdampak banjir agar lebih waspadai terutama anak-anak, mohon melakukan kontrol oleh Orang Tua maupun keluarga di lingkungan ternyaman.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan bersama hal ini pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terkait, masih dalam upaya konfirmasi, hingga berita ini diterbitkan.

(Fahas)

Berita Terkait

Kuasa Hukum Tersangka Menanggapi Serius Statement Yang Disampiala Kuasa Hukum Pelapor
Berdasar Evaluasi Progres: dr. Nurrasty Liambana di Mutasi: Begini Penjelasan Kapus Maffa Secara Rasional.!
Jaga Kamtibmas, Polsek Pulau Bacan Tindak Pembuatan Cap Tikus di Perkebunan Warga  
Wartawan KompasNews Diancam Saat Liputan di Obi, Kasus Resmi Dilaporkan ke Polisi
Tiga Bersaudara Diduga Ancam Wartawan Saat Meliput Sengketa Tambang Emas di Anggai
Bupati Bassam Kasuba Lantik Penjabat Sekda : Tekankan Peran Strategis Birokrasi
Pelantikan Pengurus KB PII Halsel Periode 2025- 2029, Ini Pesan Bupati Bassam Kasuba 
Kaskogabwilhan III Tinjau Bencana Banjir di Halmahera Barat, Serahkan Bantuan dan Dengarkan Aspirasi Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 10:25

Kuasa Hukum Tersangka Menanggapi Serius Statement Yang Disampiala Kuasa Hukum Pelapor

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:46

Berdasar Evaluasi Progres: dr. Nurrasty Liambana di Mutasi: Begini Penjelasan Kapus Maffa Secara Rasional.!

Rabu, 4 Februari 2026 - 12:54

Jaga Kamtibmas, Polsek Pulau Bacan Tindak Pembuatan Cap Tikus di Perkebunan Warga  

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:47

Wartawan KompasNews Diancam Saat Liputan di Obi, Kasus Resmi Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 29 Januari 2026 - 22:34

Tiga Bersaudara Diduga Ancam Wartawan Saat Meliput Sengketa Tambang Emas di Anggai

Berita Terbaru