Malut.Kuytanda.com| Halmahera Selatan – Heboh Ternyata Puluhan juta rupiah honor Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Wosi, Kecamatan Gane Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, dilaporkan tidak terbayar hingga akhir tahun anggaran 2024, tepatnya bulan November dan Desember. Kondisi ini memicu pertanyaan dari masyarakat setempat terkait peran Pemerintah Kecamatan dan Daerah
Pasalnya Gaji BPD sampai saat ini belum terbayar habis dimulai dari tahun 2024 bulan November dan Desember dengan kendala Anggaran tahun 2024 telah hilang Ucap Kades Wosi Hayat Yusuf.
Saat dikonfirmasi oleh warga, Kepala Desa Wosi menyampaikan bahwa anggaran akhir tahun 2024 disebut telah “hilang” tanpa penjelasan rinci kades sampaikan demikian. Pernyataan tersebut justru memperkeruh suasana dan menimbulkan kekecewaan di tengah masyarakat yang berharap transparansi dari pemerintah desa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak hanya soal honor BPD, masyarakat juga mengeluhkan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang dinilai tidak adil. Beberapa warga yang dinilai layak menerima bantuan justru tidak mendapatkannya, sementara BLT diduga diberikan kepada keluarga atau kerabat dekat Kepala Desa.
“Kami kecewa karena bantuan tidak disalurkan secara adil. Yang tidak layak malah dapat, karena masih keluarga Kades dan yang layak di corek namanya dari daftar penerima,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Masyarakat berharap ada perhatian dan tindakan dari pihak kecamatan maupun instansi terkait di tingkat kabupaten untuk menelusuri dugaan penyalahgunaan anggaran tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pemerintah desa Wosi masih dalam upaya Konfirmasi ***Uces







