Aksi Demo di Halsel Yang Digelar OKP Cipayung – Barah Berjalan Sukses dan Aman

Selasa, 9 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malut.Kuytanda.com | Halsel – Aksi damai di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara yang digelar oleh OKP Cipayung Plus dan Barisan Rakyat Halsel (Barah) berjalan sukses, aman dan tertib, Senin (08/09/2025)

Aksi damai yang berlangsung aman dan tertib tetsebut dimulai dari Kantor Bupati, Kantor Polres, Kantor Kejari dan terakhir di Kantor DPRD Halsel serta dikawal ketat oleh personil Polres, anggota Kodim dan Satpol PP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Kantor Bupati, masa aksi menyuarakan terkait isu daerah, yang salah satunya adalah Bupati telah melantik kembali empat kepala desa yang kalah di pengadilan PTUN Ambon.

Wakil Bupati Halsel Helmi Umar Muksin saat menjumpai masa aksi mengatakan, terkait pelantikan kembali 4 kades yang kalah di PTUN tersebut benar adanya dan kita akui, bahwa setiap pengambilan keputusan itu pasti ada konsekuensinya.

Namun pemerintah daerah akan meninjau kembali setelah Bupati kembali dari hajatan di luar daerah, kami akan berdiskusi untuk membahas persoalan tersebut, sebagaimana yang disampaikan oleh masa aksi pada hari ini, ujar Wakil Bupati.

Setelah diterima oleh wakil bupati, masa aksi melanjutkan orasinya di depan Kantor Polres Halsel dan diterima oleh wakil Kapolres, Kompol. Azis Ibrahim, S.H., M.SI.

Di Polres masa aksi menyampaikan, berbagai kasus pidana yang ditangani oleh Polres sangat lambat proses hukumnya dan bahkan selalu tidak berlaku adil, sebagaiman telah terjadi pada beberapa tahun terakhir ini.

Setelah di Polres, masa aksi melanjutkan orasi di depan kantor Kejari Halsel dan selanjutnya melakukan orasi di kantor DPRD Halsel.

Di kantor Dewan ini masa aksi menyuarakan berbagai macam persoalan yang terjadi di Kabupaten Halmahera Selatan, yang sebelumnya telah disampaikan di Kantor Bupati, kantor Polres dan kantor Kajari.

Setelah kurang lebih satu jam melakukan orasi, ketua beserta sejumlah anggota dewan yang sempat berkantor pada hari ini, melakukan hering terbuka di depan masa aksi, selanjutnya baik ketua dewan maupun anggota lainnya, secara bergantian menanggapi dan menjawab apa yang menjadi tuntutan oleh masa aksi.

Setelah dilakukan hering terbuka, masa aksi membubarkan diri dan kembali secara tertib.

Sementara itu, salah satu anggota OKP Cipayung Plus Mukhlas Adam yang ditemui media ini menyampaikan, Alhamdulillah hari ini kami berhasil menyampaikan aspirasi dan tuntutan kami kepada pemerintah daerah dan lembaga pemerintah lainnya secara aman, damai dan sukses, katanya.

Mukhlas sangat sesali aksi yang telah dilakukan pada tanggal 2 September kemarin, dimana kami tidak diberikan ruang dan izin oleh aparat keamanan dari Polres Halsel untuk menyampaikan aspirasi secara langsung di depan kantor-kantor lembaga pemerintahan tersebut.

Jika diberikan ruang saat aksi kemarin, maka tidak akan terjadi anarkis antara masa aksi dan petugas keamanan yang mengawal demo saat itu, hingga menyebabkan dua masa aksi yang mengalami luka serius pada tubuh mereka, sesal Mukhlas.

Hal ini sambungnya, sudah terang, bahwa aksi kekerasan yang terjadi kemarin, adalah kesalahannya oleh aparat kepolisian polres, yang sengaja memblokade dan tidak mengizinkan masa aksi sesuai tujuan kami dan ini telah disetting awal oleh pihak polres untuk melakukan kekerasan terhadap masa aksi.

Untuk itu kami menggutuk keras atas korban kekerasan terhadap ke dua rekan kami dan menuntut untuk diproses hukum kepada pelaku, serta meminta kepada Kapolda Maluku Utara, agar mencopot Kapolres Halsel AKBP. Hendra Gunawan, S.H, S.I.K, M.M, dari jabatannya, tandas Mukhlas Adam.*

Penulis : Ade Manaf

Editor. : Nurbaya

Berita Terkait

Kuasa Hukum Tersangka Menanggapi Serius Statement Yang Disampiala Kuasa Hukum Pelapor
Berdasar Evaluasi Progres: dr. Nurrasty Liambana di Mutasi: Begini Penjelasan Kapus Maffa Secara Rasional.!
Jaga Kamtibmas, Polsek Pulau Bacan Tindak Pembuatan Cap Tikus di Perkebunan Warga  
Wartawan KompasNews Diancam Saat Liputan di Obi, Kasus Resmi Dilaporkan ke Polisi
Tiga Bersaudara Diduga Ancam Wartawan Saat Meliput Sengketa Tambang Emas di Anggai
Bupati Bassam Kasuba Lantik Penjabat Sekda : Tekankan Peran Strategis Birokrasi
Pelantikan Pengurus KB PII Halsel Periode 2025- 2029, Ini Pesan Bupati Bassam Kasuba 
Kaskogabwilhan III Tinjau Bencana Banjir di Halmahera Barat, Serahkan Bantuan dan Dengarkan Aspirasi Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 10:25

Kuasa Hukum Tersangka Menanggapi Serius Statement Yang Disampiala Kuasa Hukum Pelapor

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:46

Berdasar Evaluasi Progres: dr. Nurrasty Liambana di Mutasi: Begini Penjelasan Kapus Maffa Secara Rasional.!

Rabu, 4 Februari 2026 - 12:54

Jaga Kamtibmas, Polsek Pulau Bacan Tindak Pembuatan Cap Tikus di Perkebunan Warga  

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:47

Wartawan KompasNews Diancam Saat Liputan di Obi, Kasus Resmi Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 29 Januari 2026 - 22:34

Tiga Bersaudara Diduga Ancam Wartawan Saat Meliput Sengketa Tambang Emas di Anggai

Berita Terbaru