Kepsek SLB Labuha Klarifikasi Berita Terkait Komentar Ketua LSM KCBI Halsel

Kamis, 12 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malut Kuytanda.com |Halsel – Kepala Sekolah (Kepsek)  Sekolah Luar Biasa (SLB) Labuha Kabupaten Halmaera Selatan (Halsel) Ibu Marsumi melakukan klarifikasi terkait pernyataan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (KCBI) cabang Halsel Ruslan Abdul melalui berita media Kuytanda.com biro Halsel pada edisi Rabu (11/06/2025).

Kepsek Marsumi menyampaikan, peryataan ketua LSM KCBI cabang Halsel Ruslan Abdul terkait penyalahgunaan dana SLB Lbuha tersebut tidak berdasar, karena sesuai kenyataan di lapangan tidak seperti itu, katanya kepada media ini, Kamis, 12/06/2025).

Lanjutnya, jumlah penerimaan dana Bos pada SLB Labuha disesuikan dengan jumlah siswa yg ada, dimana tahun ajaran 2024/2025 jumlah siswa SD 32 orang, SMP 24 orang dan SMA 23 orang, sehingga jumlah dana bos tidak mencukupi (tidak berimbang) dengan kebutuhan operasional sekolah yang ada, jelas kepsek.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saya selaku kepala sekolah sangat prihatin terhadap kekurangan sekolah yang ada, sehingga bila ada pihak yang mengklaim menyalahgunakan dana sekolah sangatlah tidak benar, ujar Kepsek.

Adapun terkait data pengelolaan dana sekolah yang ditemuka oleh LSM dari sumber lain, sebagaimana termuat dalam berita kemarin, itu adalah data sepihak dan belum tentu benar, mungkin saja sumbernya dari pihak yang tidak senang dengan kepimimpinan saya saat ini, tandas kepsek.

Sejauh ini sambung kepsek, sarana dan prasarana penunjang untuk kelancaran proses pendidikan di sekolah ini juga sangat memprihatinkan, seperti operasional kenderaan yang antar-jemput siswa yang hanya satu-satunya, sementara ini tidak bisa difungsikan lagi karena sudah rusak parah dan harus dilakukan pengadaan yang baru.

Demikian pula gedung asrama untuk menampung siswa mengalami kerusakan parah dan tidak layak lagi difungsikan, begitu pula kerusakan gedung ruang belajar belum bisa diperbaiki, sehingga selaku pimpinan sangat membingunkan, keluh kepsek.

Untuk itu kami sangat mengharapkan kepada pemerintah Provinsi dan pemerintah Kabupaten Haksel untuk dapat memperhatikan kondisi sekolah saat ini, khususnga sarana dan pra sarana penunjang untuk memperlanncar tugas dan tanggung jawab kami selaku pendidik sekaligus pengelola lembaga pendidikan ini, harap kepsek SLB Labuha Ibu Marsumi.*(Ade Manaf)

Berita Terkait

Kuasa Hukum Tersangka Menanggapi Serius Statement Yang Disampiala Kuasa Hukum Pelapor
Berdasar Evaluasi Progres: dr. Nurrasty Liambana di Mutasi: Begini Penjelasan Kapus Maffa Secara Rasional.!
Jaga Kamtibmas, Polsek Pulau Bacan Tindak Pembuatan Cap Tikus di Perkebunan Warga  
Wartawan KompasNews Diancam Saat Liputan di Obi, Kasus Resmi Dilaporkan ke Polisi
Tiga Bersaudara Diduga Ancam Wartawan Saat Meliput Sengketa Tambang Emas di Anggai
Bupati Bassam Kasuba Lantik Penjabat Sekda : Tekankan Peran Strategis Birokrasi
Pelantikan Pengurus KB PII Halsel Periode 2025- 2029, Ini Pesan Bupati Bassam Kasuba 
Kaskogabwilhan III Tinjau Bencana Banjir di Halmahera Barat, Serahkan Bantuan dan Dengarkan Aspirasi Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 10:25

Kuasa Hukum Tersangka Menanggapi Serius Statement Yang Disampiala Kuasa Hukum Pelapor

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:46

Berdasar Evaluasi Progres: dr. Nurrasty Liambana di Mutasi: Begini Penjelasan Kapus Maffa Secara Rasional.!

Rabu, 4 Februari 2026 - 12:54

Jaga Kamtibmas, Polsek Pulau Bacan Tindak Pembuatan Cap Tikus di Perkebunan Warga  

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:47

Wartawan KompasNews Diancam Saat Liputan di Obi, Kasus Resmi Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 29 Januari 2026 - 22:34

Tiga Bersaudara Diduga Ancam Wartawan Saat Meliput Sengketa Tambang Emas di Anggai

Berita Terbaru