Malut.Kuytanda.Com | Halsel–Terharu, sejumlah siswa-siswi SMA Negeri 4 Halsel, Kecamatan Gane Timur kini semangat menempuh pendidikan sekalipun jalan kaki dengan jarak tempuh 1,3 Km dari lokasi sekolah kecamatan Gane Timur (Maffa), menuju ke kampung halaman masing-masing tertuju Desa Tobaru (Taba), dan Desa Foya.
Clysta salah satu siswi dari SMAN.4 halsel asal Desa Tobaru mengungkapkan kepada awak media ini, bahwa ia bersama teman-teman sudah hampir 3 tahun jalan kaki menempuh pendidikan dengan jarak kurang lebih 1,3 Km dari kampung halaman menuju ke lokasi sekolah.
“Iya saya bersama teman-teman, sudah memasuki 3 tahun ini jalan kaki perjalanan menuju ke sekolah, nanti orang pe hati bae kong kase penumpang baru tong iko, kadang kala tong su rasa lapar tetap tong batahan sampe di rumah baru tong makan,” Ucap Clysta dengan gaya bahasa penuh haru. Rabu, (4/9/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lanjut, ia menambahkan bahwa ayah-Nya sudah tidak bekerja sebab punya kekurangan anggota tubuh pada bagian tangan (patah), hingga yang bisa bekerja hanya Ibunya.
“tape papa pe tangan so pata jadi so tara bisa karja yang karja cuman tape mama,” Sebut Clysta
Sekalipun dengan jarak tempuh yang begitu jauh dari kampung halaman menuju ke lokasi sekolah atau sebaliknya, Clysta bersama teman-teman tetap semangat menempuh pendidikan yang luar biasa. Sebab, menurutnya sekolah adalah pendidikan menuju pintu perubahan yang besar.
Selain itu, salah satu siswa yang namanya tidak mau disebutkan, ia meminta agar pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan dalam hal ini Bapak Hasan Ali Bassam Kasuba, dapat tersentuh langsung membantu kebutuhan transportasi sehingga sejumlah siswa-siswi SMA Negeri 4 Halsel yang jauh dari jangkauan sekolah pun layak dapat terbantu.
“Saya berharap agar pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan Bapak Hasan Ali Bassam Kasuba dapat membantu kami dalam bentuk tranportasi apa pun itu, karena kasihan, tiap hari kami jalan kaki, sementara mobil desa juga sudah di tarik oleh diler,”Pungkasnya.. (*)







