Kasus Pengniayaan Terhadap Istri Awat, Pihak Kelurga Minta APH proses Hukum

Selasa, 29 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malut.Kuytanda.com | Halsel – Terjadi penaniayaan berat yang dilakukan saudara Nongko Hi. Amin warga desa Jiko terhadap istri Awat Sukur warga desa Galala Kecamatan Madioli Selatan Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara, Sabtu (26/07/2025) sekitar pukul 14,00.

Suami korban Awat Sukur asal desa Orimakurunga Kecamatan Kayoa Selatan tersebut, kepada media ini mengatakan, pada hari Sabtu kemarin itu, istri saya (Nurlia) pergi mengambil kayu bakar di tepi pantai yang ditemani kedua anak keponakannya itu dengan jarak kurang lebih 400 meter dari desa Galala, katannya.

Lanjut Nongko (panggilan akrab dari Awat Sukur), setelah tiba di tempat istri saya sedang mengambil kayu bakar dan kedua keponakannya itu minta izin untuk memungut buah kelapa jatuh milik salah satu pedagang yang dijaga oleh ayah mereka yang tidak jauh dari tempat ambil kayu bakar oleh istri saya, cerita Nongko atas kronolgis yang terjadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah itu sambung Nongko, kedua anak tersebut membawa kelapa kurang lebih 20 buah dan minta bantu kepda istri saya untuk kupas dengan alasan berat untuk membanya.

Semntara ada kupas itu kelapa, tiba-tiba Nongko (pelaku) muncul dan pukul istri saya dengan menggunakan kayu buah, saat itu juga kedua ponakan itu rasa takut dan lari meninggalkan istri saya.

Nongko pukul istri saya dengan kayu buah tersebut dengan sasaran seluruh tubuh (badan) hingga tersungkur (berbaring) di atas pasir yang menyebabkan salah satu jari tangan patah tulang serta sebagian tubuh menimbulkan tanda merah bekas pukulun dan sempat tidak sadarkan diri dalam keadaan berbaring.

Kurang lebih satu jam tidak sadarkan diri dan telah ditinggalkan oleh pelaku, istri saya sadar dan bangun berjalan pulang menuju rumah dengan menahan sakit dalam perjalanan, cerita Nongko.

Sakit yang dialami istri ini, hingga sampai sekarang masih berbaring di atas tempat tidur dan sering meneriakan sakit, untuk itu saya harus mencari dan membawanya di tempat lain untuk berobat secara insentif, ungkap Nongko.

Atas penganiayaan ini, saya dan istri serta pihak keluarga tidak terima baik dan melaporkan ke Polres Labuha pada hari Minggu tanggal 27 Juli 2025 sekitar pukul 18 sore hari dengan surat terima polisi nomor : STPL/463/VII/2025/SPKT, yang ditanda tangani oleh PS Kanit 1 SPKT, Indra Ode Sula.

Dengan adanya kejadian ini, pihak keluarga dari korban serta pihak keluar dari suami korban, meminta dengan tegas kepada Polres Halsel, agar dilakukan penahan terhadap pelaku dan selanjutnya diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

Kami dari pihak keluarga korban akan terus mengawal jalannya proses hukum ini, hingga mendapatkan keadilan hukum yang pasti, tegas salah satu pihak keluarga dari suami korban yang tidak mau disebutkan namanya.** (Ade Manaf)

Berita Terkait

Berdasar Evaluasi Progres: dr. Nurrasty Liambana di Mutasi: Begini Penjelasan Kapus Maffa Secara Rasional.!
Jaga Kamtibmas, Polsek Pulau Bacan Tindak Pembuatan Cap Tikus di Perkebunan Warga  
Wartawan KompasNews Diancam Saat Liputan di Obi, Kasus Resmi Dilaporkan ke Polisi
Tiga Bersaudara Diduga Ancam Wartawan Saat Meliput Sengketa Tambang Emas di Anggai
Bupati Bassam Kasuba Lantik Penjabat Sekda : Tekankan Peran Strategis Birokrasi
Pelantikan Pengurus KB PII Halsel Periode 2025- 2029, Ini Pesan Bupati Bassam Kasuba 
Kaskogabwilhan III Tinjau Bencana Banjir di Halmahera Barat, Serahkan Bantuan dan Dengarkan Aspirasi Masyarakat
Dana Angkutan Apung Bermotor dan jasa Tenaga Keamanan Rp 7,5 M, Begini Penjelasan Sekda Halsel.!

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:46

Berdasar Evaluasi Progres: dr. Nurrasty Liambana di Mutasi: Begini Penjelasan Kapus Maffa Secara Rasional.!

Rabu, 4 Februari 2026 - 12:54

Jaga Kamtibmas, Polsek Pulau Bacan Tindak Pembuatan Cap Tikus di Perkebunan Warga  

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:47

Wartawan KompasNews Diancam Saat Liputan di Obi, Kasus Resmi Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 29 Januari 2026 - 22:34

Tiga Bersaudara Diduga Ancam Wartawan Saat Meliput Sengketa Tambang Emas di Anggai

Sabtu, 24 Januari 2026 - 13:26

Bupati Bassam Kasuba Lantik Penjabat Sekda : Tekankan Peran Strategis Birokrasi

Berita Terbaru