Malut.Kuytanda.Com | Halsel–Peristiwa mengejutkan angin puting beliung yang melanda terdampak beberapa rumah Warga Desa Wosi Kecamatan Gane Timur Halmahera Selatan kini hanya sebatas tanda pemberian sembako dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah).
Kamin Muhlis, salah satu dari korban menceritakan peristiwa terjadi pada tanggal 14 Juni 2025 lalu sekira pukul, 16.00 sore Wit, saat itu yang disertai angin kencang (puting beliung), juga hujan deras hingga menyebabkan 5 rumah terdampak, satu di antaranya rusak parah alias “rata tanah” punya korban Kamin Muhlis.
Lanjut, setelah bencana, korban hanya dapat bantuan sembako yang diberikan oleh BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) kepada korban terdampak namun sampai sejauh ini kurang lebih empat bulan tidak ada informasi sama sekali.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Paska bencana kemarin, petugas datang hanya memberikan bantuan sembako berupa beras 15 kilo gram, satu dos supper mie, 1 kilo gram gula pasir, tiga bungkus pak daun teh, dan 1 bungkus minyak Bimoli. Setelah dari itu, sudah masuk 4 bulan ini tidak ada lagi informasi baik dari Pemda, Pemerintah kecamatan, bahkan Pemerintah Desa sekalipun,” Sebut Kamin Muhlis. Selasa, (14/10)
Kata Muhlis, ini masih bertahan di rumah orang tua mereka, sebagai tempat tinggal sementara, sambil bekerja menabung pelan-pelan untuk membangun rumah, seumpamanya tidak ada perhatian pemda ke kami.
“Ya sementara kita masi tinggal bersama orang tua, karena rumah kita yang terdampak itu rusak parah atau “rata tanah” semoga ini menjadi sentuhan Pemda dapat perhatikan dan memberikan bantuan ke kami,” Harap Kamin Muhlis penuh tangis.
Kamin Muhlis, berharap agar Pemda kepada dinas terkait, bisa dapat tersentuh untuk segera melakukan langkah upaya atas bantuan korban bencana puting beliung di desa wosi kecamatan Gane Timur,”Pungkas Kamin Muhlis..
Sekedar informasi, data korban terdampak puting beliung di Desa Wosi, sementara atas nama Kamin Muhlis (Rusak Parah/rata tanah) Riko Mutalib (Rusak Sedang) Sahrin B. Hi Taher (Rusak Sedang).
Penulis: Fahas
Editor: Nurbaya







