BPBD Malut Keluarkan Peringatan Dini Gempa Berpotensi Tsunami, Masyarakat Diminta Waspada

Rabu, 30 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malut.Kuytanda.com | MalukuMaluku Utara – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku Utara resmi mengeluarkan surat peringatan dini terkait gempa bumi yang berpotensi tsunami di wilayah Provinsi Maluku Utara. Surat yang ditandatangani Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Maluku Utara, Febby A. Alting, S.IP., M.Si, tertanggal 30 Juli 2025, ditujukan kepada seluruh BPBD kabupaten/kota se-Maluku Utara.

Dalam surat bernomor 300.2/452/BPBD, BPBD Provinsi menindaklanjuti informasi dari situs resmi BMKG (bmkg.go.id) mengenai potensi tsunami akibat gempa bumi, dan mengimbau seluruh daerah untuk mengambil langkah kesiapsiagaan.

Berkas:Surat Himbauan
Surat Himbauan(Kewaspadaan)

Ada tiga poin utama dalam surat peringatan dini tersebut:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

1. Koordinasi dan Kesiapan Teknis

  • Meningkatkan koordinasi dengan pihak terkait dalam mengantisipasi kemungkinan tsunami.
  • Memperbarui data sumber daya dan terus mengupdate informasi dari BMKG.
  • Menyebarluaskan informasi terkini serta memastikan kesiapan rambu dan jalur evakuasi.

2. Arahan Khusus untuk Wilayah Terdampak

  • Kepada BPBD di Kabupaten Halmahera Utara, Morotai, Halmahera Timur, dan Halmahera Barat, diimbau agar:
  • Mengarahkan masyarakat menjauh dari tepi pantai dan sungai.
  • Menyampaikan peringatan dini serta menghentikan aktivitas di wilayah berisiko.

3. Imbauan kepada Masyarakat

  • Segera menjauhi daerah pesisir dan mengikuti arahan petugas.
  • Tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
  • Mengikuti perkembangan informasi resmi dari BMKG.

Surat ini juga ditembuskan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara, Sekretaris Daerah Provinsi, BMKG, serta BNPB. Langkah ini menunjukkan koordinasi lintas lembaga dalam mengantisipasi potensi bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

BPBD Provinsi Maluku Utara menekankan pentingnya kewaspadaan semua pihak, khususnya masyarakat yang berada di kawasan pesisir. “Kami minta masyarakat tetap tenang namun waspada, dan hanya mempercayai informasi dari sumber resmi,” tegas Febby Alting dalam keterangan tertulis.**

 

Sumber : BPBD Provinsi Maluku utara

Redaksi : Uches Kuytanda.com

Berita Terkait

Berdasar Evaluasi Progres: dr. Nurrasty Liambana di Mutasi: Begini Penjelasan Kapus Maffa Secara Rasional.!
Ibu Ketua IKKT PWA CBS IV Kogabwilhan III Berbagi Kepedulian untuk Masyarakat Pesisir Pulau Maitara
Densus Goes To School, Cegah Paham Radikalisme pada Anak
Menjaga Kemitraan Sinergitas Hubungan Antara Kepala Daerah dan DPRD
Dana Angkutan Apung Bermotor dan jasa Tenaga Keamanan Rp 7,5 M, Begini Penjelasan Sekda Halsel.!
Nataru: Keluarga Besar Kristiani Ikut Gelar Open House, Bupati Halsel Ajak Jalin Toleransi Umat Beragama 
Menghubungkan Ruang Kelas dan Realitas Lapangan
Wabup Halsel Pimpin Apel Perdana 2026, Perkuat Visi Agromaritim dan Menyoroti Isue-Isue Strategis Nasional 

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:46

Berdasar Evaluasi Progres: dr. Nurrasty Liambana di Mutasi: Begini Penjelasan Kapus Maffa Secara Rasional.!

Sabtu, 17 Januari 2026 - 17:20

Ibu Ketua IKKT PWA CBS IV Kogabwilhan III Berbagi Kepedulian untuk Masyarakat Pesisir Pulau Maitara

Jumat, 16 Januari 2026 - 19:26

Densus Goes To School, Cegah Paham Radikalisme pada Anak

Rabu, 14 Januari 2026 - 23:24

Menjaga Kemitraan Sinergitas Hubungan Antara Kepala Daerah dan DPRD

Rabu, 7 Januari 2026 - 22:27

Dana Angkutan Apung Bermotor dan jasa Tenaga Keamanan Rp 7,5 M, Begini Penjelasan Sekda Halsel.!

Berita Terbaru