Densus Goes To School, Cegah Paham Radikalisme pada Anak

Jumat, 16 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malaut kuytanda .com|Sebuah fakta mengejutkan diungkap oleh Unit Pencegahan Satgaswil Maluku Utara Densus 88 AT Polri di hadapan ribuan siswa SMP Negeri 1 Halmahera Utara, Kamis (15/1).

Dalam kegiatan bertajuk “Densus Goes to School Save Generation”, terungkap bahwa ruang digital, khususnya Game Online, kini menjadi celah rawan penyebaran paham radikalisme dan kekerasan bagi anak-anak.

Kegiatan yang dihadiri oleh 1.085 siswa ini dibuka oleh Kepala Sekolah SMPN 1 Halmahera Utara, Peter Antonius Tjandua, S.Pd. Sosialisasi dibagi menjadi dua sesi guna memastikan pesan edukasi tersampaikan efektif kepada seluruh siswa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kanit Pencegahan/Idensos Satgaswil Maluku Utara Densus 88 AT Polri, Iptu Herry Rinsampessy, S.H., menyoroti pergeseran pola penyebaran paham ekstrem.

Ia memaparkan data bahwa kurang lebih 112 anak telah terpapar radikalisme dan kekerasan yang mengarah pada terorisme.

“Mereka tidak direkrut di hutan atau pertemuan rahasia, melainkan terpapar lewat gadget yang mereka pegang setiap hari, melalui Game Online dan Media Sosial,” tegas Iptu Herry.

Dalam pemaparannya, Iptu Herry menjelaskan secara mendalam mengapa anak-anak usia SMP menjadi target empuk kelompok teror.

Faktor psikologis menjadi kunci utama, diantaranya pencarian jati diri, emosi labil, haus pengakuan dan minim literasi.

Tidak sekadar memberikan peringatan, Tim Densus 88 hadir memberikan solusi konkret.

Para siswa diajarkan cara bermedia sosial yang sehat, mengenali ciri konten berbahaya, dan bagaimana menolak ajakan kekerasan yang berbalut solidaritas semu di dunia maya.

Kepala Sekolah SMPN 1 Halmahera Utara mengapresiasi langkah jemput bola Densus 88 ini.

“Informasi ini sangat membuka mata kami. Kehadiran Densus 88 memberikan ‘imunitas’ bagi siswa kami agar tidak mudah terjangkit virus radikalisme digital,” ujarnya.

Editor : Rusdi

Berita Terkait

Hari Ke-7 Operasi Keselamatan Kie Raha 2026, Polda Malut Masifkan Edukasi Keliling di Sofifi dan Galala
Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung
Hadiri Launching Tiga SPPG di Halmahera Timur, Polres Haltim Dukung Program Pemenuhan Gizi
Kapolda Maluku Utara Buka Gelar Operasional Triwulan IV, Tekankan Evaluasi Konkret dan Pendekatan Humanis
Gerakan Indonesia Asri, Kapolda Maluku Utara Perintahkan Seluruh Jajaran Gelar Jumat Bersih
Masuki Hari Kelima, Satgas Operasi Keselamatan Kie Raha 2026 Terus Gencarkan Edukasi di Sofifi
Ditresnarkoba Polda Malut Ungkap Peredaran Sabu di Ternate, Satu Pria Diamankan
Razia Ops Pekat di Pelabuhan Darco, 60 Botol Miras Ilegal Diamankan

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 14:33

Hari Ke-7 Operasi Keselamatan Kie Raha 2026, Polda Malut Masifkan Edukasi Keliling di Sofifi dan Galala

Sabtu, 7 Februari 2026 - 18:56

Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung

Sabtu, 7 Februari 2026 - 18:03

Hadiri Launching Tiga SPPG di Halmahera Timur, Polres Haltim Dukung Program Pemenuhan Gizi

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:58

Kapolda Maluku Utara Buka Gelar Operasional Triwulan IV, Tekankan Evaluasi Konkret dan Pendekatan Humanis

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:09

Masuki Hari Kelima, Satgas Operasi Keselamatan Kie Raha 2026 Terus Gencarkan Edukasi di Sofifi

Berita Terbaru