Ustaz Zamrud Muksin: Bunuh Diri Bukan Solusi, Mari Saling Menguatkan

Minggu, 13 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuytanda.com |MALUT -Meningkatnya kasus percobaan bunuh diri dan tindakan bunuh diri yang terjadi akhir-akhir ini di wilayah Maluku Utara menjadi perhatian serius berbagai kalangan. Para tokoh agama mengingatkan masyarakat akan pentingnya kembali kepada ajaran agama dalam menghadapi tekanan hidup.

“Bunuh diri bukanlah jalan keluar. Dalam Islam, tindakan ini jelas diharamkan. Kita harus saling menguatkan dan memberikan dukungan moral kepada siapa saja yang sedang mengalami masalah,” ujar ustaz. H. Zamrud Muksin, S.Ag, Sabtu (12/4/2025).

Menurutnya, sebagian besar kasus bunuh diri yang terjadi disebabkan oleh berbagai tekanan seperti persoalan keluarga, kekecewaan, frustrasi, hingga stres berat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini menunjukkan pentingnya peran keluarga, lingkungan, dan tokoh masyarakat dalam memperkuat ikatan sosial dan spiritual.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah r.a, Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa pun yang mengakhiri hidupnya dengan cara mencekik, menikam, atau melemparkan diri dari tempat tinggi, maka ia akan mendapatkan balasan serupa di neraka.

Hadits ini menjadi peringatan keras bagi umat Islam agar tidak mengambil jalan pintas di tengah kesulitan hidup.

“Masalah hidup memang berat, tapi jangan sampai kita mengabaikan nilai-nilai agama. Islam mengajarkan bahwa setiap ujian pasti ada jalan keluarnya, asalkan kita sabar dan terus mendekatkan diri kepada Allah SWT,” lanjutnya

Ia juga mengimbau seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah dan aparat keamanan, untuk bersama-sama meningkatkan perhatian terhadap kesehatan mental dan kesejahteraan sosial

“Mari kita hidupkan kembali semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Jangan biarkan saudara kita berjuang sendirian menghadapi tekanan hidup,” pungkasnya***(Novi)

Berita Terkait

Berdasar Evaluasi Progres: dr. Nurrasty Liambana di Mutasi: Begini Penjelasan Kapus Maffa Secara Rasional.!
Cari Tau Kapan Malam Nishfu Sya’ban Serta Amalanya
Ibu Ketua IKKT PWA CBS IV Kogabwilhan III Berbagi Kepedulian untuk Masyarakat Pesisir Pulau Maitara
Densus Goes To School, Cegah Paham Radikalisme pada Anak
Nataru: Keluarga Besar Kristiani Ikut Gelar Open House, Bupati Halsel Ajak Jalin Toleransi Umat Beragama 
Menghubungkan Ruang Kelas dan Realitas Lapangan
Kapolda Malut Pimpin Serah Terima Jabatan dan Pelantikan Sejumlah Pejabat Utama Polda Malut
HMI Soroti Ujian Kepemimpinan Gubernur dalam Reformasi Birokrasi Pendidikan Malut Abubakar Abdullah Menjadi Alarm Publik 

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:46

Berdasar Evaluasi Progres: dr. Nurrasty Liambana di Mutasi: Begini Penjelasan Kapus Maffa Secara Rasional.!

Minggu, 1 Februari 2026 - 21:32

Cari Tau Kapan Malam Nishfu Sya’ban Serta Amalanya

Sabtu, 17 Januari 2026 - 17:20

Ibu Ketua IKKT PWA CBS IV Kogabwilhan III Berbagi Kepedulian untuk Masyarakat Pesisir Pulau Maitara

Jumat, 16 Januari 2026 - 19:26

Densus Goes To School, Cegah Paham Radikalisme pada Anak

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:12

Nataru: Keluarga Besar Kristiani Ikut Gelar Open House, Bupati Halsel Ajak Jalin Toleransi Umat Beragama 

Berita Terbaru