Kapolda Maluku Utara Musyawarah Bersama Terkait Masalah Tambang Di Haltim

Kamis, 1 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malut.Kuytanda.com | MALUT– Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara Irjen Pol. Drs. Waris Agono, M.Si bersama dengan pihak terkait melaksanakan pertemuan dalam rangka pembahasan permasalahan pertambangan di wilayah Halmahera Timur, yang dilaksanakan di Kantor Gubernur Maluku Utara, Sofifi, Kota Tidore Kepulauan. Rabu (30/4/25)

Hadir dalam pertemuan tersebut yakni Wakil Gubernur Maluku Utara, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku Utara, Sekda Provinsi Maluku Utara, Bupati Halmahera Timur, Dandim 1505/ Tidore, Kapolres Halmahera Timur, Ketua DPRD Kabupaten Halmahera Timur, Jou Mayor Kesultanan.

Hadir juga dalam kesempatan tersebut Ketua Direksi PT. STS bersama dengan para perwakilan pimpinan, serta unsur Muspika Kecamatan Maba dan Maba Tengah bersama dengan masyarakat adat lingkar tambang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah ini diambil untuk mencari solusi atas permasalahan yang terjadi di lingkar tambang Kabupaten Halmahera Timur.

Kapolda Maluku Utara dalam penyampaiannya mengatakan bahwa pada prinsipnya semua permasalahan selalu ada solusi namun harus diselesaikan dengan kepala dingin.

Ia juga menjelaskan bahwa berdasarkan UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan yang diubah menjadi UU Nomor 35 Tahun 2012 menyatakan bahwa hutan terbagi menjadi 3 yakni hutan hak, hutan negara dan hutan adat.

Jenderal bintang dua tersebut juga menegaskan bahwa kehadiran Kepolisian dilokasi pertambangan adalah untuk menjaga keamanan dan mencegah agar tidak terjadi konflik di daerah lingkar tambang.

“Pemerintah daerah juga bertanggung jawab dalam memfasilitasi rekonsiliasi dan memberikan edukasi tentang toleransi serta nilai-nilai kultural, sehingga dapat menciptakan kondisi masyarakat yang damai, harmonis dan inklusif”. Pungkasnya

Senada, para peserta yang hadir memberikan berbagai masukan dan pandangan sehingga dapat menyelesaikan permasalahan yang terjadi di lingkar tambang Halmahera Timur tersebut.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan berbagai pihak dapat memberikan masukan serta solusi untuk menyelesaikan permasalahan yang ada.( Abubakar )

Berita Terkait

Hadiri Launching Tiga SPPG di Halmahera Timur, Polres Haltim Dukung Program Pemenuhan Gizi
GPLT-MU Somasi Antam Group: Rakyat Buli dan Maba Hidup di Tengah Luka Tambang
Kriminalisasi Pejuang Lingkungan: Ketidakadilan yang Mengkhianati Konstitusi
Pernyataan Sikap FSBPI Wilayah Malut: Desak Bebaskan 25 Orang Masyarakat Adat Maba yang Ditangkap Polda Malut

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 18:03

Hadiri Launching Tiga SPPG di Halmahera Timur, Polres Haltim Dukung Program Pemenuhan Gizi

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 06:22

GPLT-MU Somasi Antam Group: Rakyat Buli dan Maba Hidup di Tengah Luka Tambang

Selasa, 2 September 2025 - 10:40

Kriminalisasi Pejuang Lingkungan: Ketidakadilan yang Mengkhianati Konstitusi

Senin, 19 Mei 2025 - 00:35

Pernyataan Sikap FSBPI Wilayah Malut: Desak Bebaskan 25 Orang Masyarakat Adat Maba yang Ditangkap Polda Malut

Kamis, 1 Mei 2025 - 07:25

Kapolda Maluku Utara Musyawarah Bersama Terkait Masalah Tambang Di Haltim

Berita Terbaru