Sopir Angkutan Umum di Halmahera Utara Diduga Tidak Profesional

Senin, 5 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuytanda.com | HALUT– Seorang wanita berinisial A mengalami perlakuan tidak menyenangkan dari sopir angkutan umum dengan nomor polisi DG 1004 ND saat hendak menuju ke Desa Dodinga.

Ibu A yang kebetulan berada di Desa Daru karena terhambat gelombang laut dan ingin melanjutkan perjalanan lewat jalur darat, memesan mobil angkutan umum ke Dodinga. Awalnya, sopir menyebutkan tarif sebesar Rp 100.000. Namun, ketika sampai di Kecamatan Kao, tarif tersebut dinaikkan sepihak menjadi Rp 150.000.

Merasa tidak ingin berdebat, Ibu A menyetujui tarif baru tersebut. Namun, ia sangat kecewa karena sopir tidak menghantarkannya ke tujuan akhir, melainkan menurunkannya begitu saja di Kecamatan Malifut tanpa pemberitahuan sebelumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sopir seperti ini kurang ajar, tanpa konfirmasi dia langsung menurunkan saya di tengah jalan tidak sesuai kesepakatan,” ujar Ibu A dengan nada kesal.

Ibu A berencana melaporkan kejadian ini ke Organda Kabupaten Halmahera Utara agar sopir tersebut dapat diberi peringatan atau dievaluasi.

 

(J. Akbar Hamza)

Berita Terkait

Berdasar Evaluasi Progres: dr. Nurrasty Liambana di Mutasi: Begini Penjelasan Kapus Maffa Secara Rasional.!
Jaga Kelestarian Laut, Polairud Marnit Morotai Bersama Nelayan Gelar Aksi Bersih Pesisir
BNN Berhasil Amankan 2 WNA dalam kasus Narkoba modus vape (rokok elektrik) 
Ibu Ketua IKKT PWA CBS IV Kogabwilhan III Berbagi Kepedulian untuk Masyarakat Pesisir Pulau Maitara
Densus Goes To School, Cegah Paham Radikalisme pada Anak
Polri Hadir di Tengah Warga: Respon Cepat Personel Polres Halbar Bersihkan Material Pasca Banjir di Desa Taboso
Banjir Susulan, Polisi Bahu-Membahu Bangun Tanggul Darurat Demi Lindungi Warga Doitia
Banjir Susulan, Polisi Bahu-Membahu Bangun Tanggul Darurat Demi Lindungi Warga Doitia

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:46

Berdasar Evaluasi Progres: dr. Nurrasty Liambana di Mutasi: Begini Penjelasan Kapus Maffa Secara Rasional.!

Rabu, 4 Februari 2026 - 12:41

Jaga Kelestarian Laut, Polairud Marnit Morotai Bersama Nelayan Gelar Aksi Bersih Pesisir

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:55

BNN Berhasil Amankan 2 WNA dalam kasus Narkoba modus vape (rokok elektrik) 

Sabtu, 17 Januari 2026 - 17:20

Ibu Ketua IKKT PWA CBS IV Kogabwilhan III Berbagi Kepedulian untuk Masyarakat Pesisir Pulau Maitara

Jumat, 16 Januari 2026 - 19:26

Densus Goes To School, Cegah Paham Radikalisme pada Anak

Berita Terbaru