Polisi Minta Masyararakat Waspadai Ancaman Radikalisme dan Intoleransi di Ruang Digital Jelang Akhir Tahun 2025

Rabu, 26 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malut Kuytanda.com | Sofifi – Memasuki akhir tahun 2025, terdapat berbagai Hari Besar Nasional yakni perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, untuk itu Polda Maluku Utara melalui Kabidhumas Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman radikalisme dan intoleransi, terutama yang menyebar melalui ruang digital.

Kabidhumas menegaskan bahwa momentum Natal dan Tahun Baru merupakan periode meningkatnya aktivitas sosial dan interaksi di media digital. Situasi ini sering dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk menyebarkan paham radikal, memancing intoleransi, serta menyebarkan hoaks yang dapat memecah persatuan masyarakat.

“Perayaan Natal dan Tahun Baru adalah momen damai untuk semua. Namun pada saat seperti ini, kelompok radikal dan intoleran kerap memanfaatkan tingginya arus informasi untuk menyebarkan propaganda, ajakan ekstrem, serta narasi yang memecah belah,” Ungkapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, radikalisme dan intoleransi di ruang digital dapat muncul dalam berbagai bentuk, di antaranya yakni, hoaks dan disinformasi yang mengarah pada kekerasan atau kebencian, provokasi SARA yang menumbuhkan intoleransi antar kelompok, propaganda ekstremisme yang menyerang nilai toleransi dan keberagaman, dan manipulasi isu sosial untuk menciptakan konflik di tengah masyarakat.

“Kami mengajak masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menerima informasi. Jangan mudah percaya dengan pesan berantai, unggahan provokatif, atau konten yang melemahkan toleransi. Saring sebelum sharing,” tegasnya.

Polda Maluku Utara mengimbau masyarakat untuk menolak segala bentuk narasi radikal dan intoleran, baik online maupun offline, memperkuat toleransi antar umat beragama, melaporkan akun atau aktivitas digital mencurigakan kepada pihak Kepolisian, tidak membagikan informasi tanpa verifikasi, terutama yang mengandung unsur SARA serta menggunakan media sosial secara bijak, demi menjaga suasana damai menjelang Nataru.

Kabidhumas menegaskan pentingnya menjaga ketentraman daerah selama perayaan keagamaan dan pergantian tahun.

“Mari kita ciptakan Natal dan Tahun Baru yang aman, penuh toleransi, serta bebas dari pengaruh radikalisme. Keamanan dan kedamaian Maluku Utara adalah tanggung jawab kita bersama,” tutupnya.

Editor : Nurbaya

Berita Terkait

Hari Ke-7 Operasi Keselamatan Kie Raha 2026, Polda Malut Masifkan Edukasi Keliling di Sofifi dan Galala
Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung
Hadiri Launching Tiga SPPG di Halmahera Timur, Polres Haltim Dukung Program Pemenuhan Gizi
Kapolda Maluku Utara Buka Gelar Operasional Triwulan IV, Tekankan Evaluasi Konkret dan Pendekatan Humanis
Gerakan Indonesia Asri, Kapolda Maluku Utara Perintahkan Seluruh Jajaran Gelar Jumat Bersih
Masuki Hari Kelima, Satgas Operasi Keselamatan Kie Raha 2026 Terus Gencarkan Edukasi di Sofifi
Ditresnarkoba Polda Malut Ungkap Peredaran Sabu di Ternate, Satu Pria Diamankan
Razia Ops Pekat di Pelabuhan Darco, 60 Botol Miras Ilegal Diamankan

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 14:33

Hari Ke-7 Operasi Keselamatan Kie Raha 2026, Polda Malut Masifkan Edukasi Keliling di Sofifi dan Galala

Sabtu, 7 Februari 2026 - 18:56

Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung

Sabtu, 7 Februari 2026 - 18:03

Hadiri Launching Tiga SPPG di Halmahera Timur, Polres Haltim Dukung Program Pemenuhan Gizi

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:58

Kapolda Maluku Utara Buka Gelar Operasional Triwulan IV, Tekankan Evaluasi Konkret dan Pendekatan Humanis

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:09

Masuki Hari Kelima, Satgas Operasi Keselamatan Kie Raha 2026 Terus Gencarkan Edukasi di Sofifi

Berita Terbaru